MUSIK POPULER, MUSIK YANG POLITIS. MENGAPA?

Musik Populer, Musik yang Politis. Mengapa?Musik populer tidak bisa dipungkiri merupakan cabang musik yang sarat dengan hiburan dan produksinya banyak dijalankan menurut mekanisme supply-demand ekonomi.

Dalam pengertian tersebut, tren dan jumlah permintaan menjadi kunci utama yang mengatur berbagai aspek dalam produksi musik populer. Misalnya genrestyle, format, karakteristik sound, tema lirik, koreografi, dan lain sebagainya.

Namun di sisi lain juga bisa diamati bahwa musik populer ternyata mempunyai kedekatan unik dengan dunia politik. Baik dari tema-tema lagunya yang berbau politis maupun pelaku atau musisi sendiri yang melibatkan diri dalam politik secara langsung.

Fenomena ini persis seperti yang digambarkan dalam “Paste Magazine” dan “billboard

Musik Bertema Politis

Pada artikel yang berjudul “10 Musicians Who Ran for Political Office” (Paste Magazine), diceritakan bagaimana musik populer sejak awal kemunculannya telah banyak diwarnai dengan lagu-lagu bertema politis.

Dirunut sejak Perang Sipil Amerika (1861-1865), lagu-lagu yang menceritakan detail-detail kejadian serta berbagai respon terhadapnya pada masa itu menjadi “kanon” musik orang Amerika.

Sementara itu pada pertengahan abad 20, Woody Guthrie melalui lagu-lagunya banyak menceritakan tentang kesulitan hidup dari para pekerja Amerika dan transmigran.

Satu dekade selanjutnya kelompok musisi seperti Weavers dan Pate Seeger dengan tema-tema protes juga turut meramaikan suasana.

Di tahun 1960`an, musisi seperti Bob Dylan, Joen Baez, Phil Ochs dan Peter, Paul dan Mary meski dengan jenis musik yang mainstream mereka menggunaan lirik yang mengajak anak-anak mudah untuk turun ke jalan.

Senada dengan itu pada tahun 2018 Bruce Springsteen, Jackson Brown, Tom Morello, Crosby, Stills, dan Young membuat single yang menyuarakan ketidakadilan, serta memprotes dan mencela rezim pemerintah saat itu.

Musisi Menjadi Politisi

Sedangkan dalam artikel berjudul “Musicians Who Got Political: The Rocky Road From the Stage to Public Office” (billboard) dibahas bagaimana musisi populer terlibat langsung atau beralih profesi (setidaknya ingin atau berusaha) menjadi politisi.

Dikatakan bahwa di tahun-tahun sebelumnya adalah sebuah hal yang tidak mungkin bagi seseorang yang tidak memiliki pengalaman politik bisa mendapatkan posisi yang cukup kentara dalam pemerintahan. Namun hal itu bisa saja terjadi, khususnya sejak pemilu tahun 2016.

Di bawah ini adalah musisi profesional yang pernah terlibat dalam panggung politik.

Krist Novoselic, Nirvana. Seorang anggota kehormatan dari “Partai Grange” yang mencalonkan diri untuk posisi staf pemerintah Kabupaten Wahkiakum 2009.

Sonny Bono. Adalah salah satu contoh di antara segelintir musisi yang berhasil menjadi politisi. Bono berhasil menjadi seorang wali kota Palm Spring selama 4 tahun dalam pemilu 1998 dan menjabat hingga akhir hayatnya (1992).

John Hall. Adalah seorang musisi yang berhasil menjabat sebagai staf DPR dari partai Demokrat pada tahun 2007-2011.

Jerry Butler. Meski ia pernah terpilih sebagai Dewan Komisaris terlama Kabupaten Cook-Illinois, Jerry Butler masih lebih dikenal sebagai penyanyi dan penulis lagu.

Waka Flocka Flame. Merupakan musisi yang berpotensi menjadi kandidat presiden dalam pemilu 2015. Meskipun gagal, ia adalah seorang rapper yang pernah berjanji (jika terpilih) akan melegalkan ganja, melarang anjing masuk ke dalam restoran dan memberlakukan pembatasan pada orang yang berkaki besar (entah apa pun itu artinya).

..........

Fenomena yang dibahas dalam kedua media ini mungkin juga bukan sesuatu yang asing dan terjadi di Tanah Air kita sendiri.

Banyak di antara musisi dalam negeri yang membuat lagu-lagu bertemakan politik atau bahkan berusaha dan berhasil menjadi politisi.

Namun, bagaimana mereka bisa berpikir atau berkehendak untuk terjun ke dunia politik?

Apakah mereka para musisi ini memang melihat peluang bahwa dari popularitas mereka sebagai musisi bisa menjadi modal untuk terjun langsung ke dunia politik?

Salah satu perkiraan yang mungkin setidaknya karena para musisi yang mempunyai popularitas tersebut memiliki basis massa cukup banyak dan membuka peluang bagi mereka untuk terjun ke dunia politik.

Panduan ini memuat wawasan mendasar tentang latihan beserta langkah-langkah penerapan cara berlatih yang efisien dan efektif untuk memperoleh keterampilan musikal yang optimal.

Dukung kami untuk menghasilkan konten-konten berbasis pengetahuan yang berkualitas.

Abstraksi musik adalah start-up media musik yang berfokus pada pemberdayaan dan pengembangan ekosistem musik di Indonesia.

Download

Follow Abstraksi

© Abstraksi Musik.